Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah harus segera dimulai setelah semua guru maupun tenaga pendidik sudah tuntas mendapat vaksinasi Covid-19 tanpa harus menunggu tahun ajaran baru. Sekolah dengan metode Pembelajaran Tatap Muka (PTM) itu harus dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Demkian kata Nadiem dalam keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri pada Selasa (30/3).
"Kita mewajibkan bila guru dan tenaga kependidikan di setiap sekolah sudah melakukan vaksinasi Covid-19, maka harus membuka belajar tatap muka di sekolah," kata Nadiem secara daring, Selasa (30/03).
Sekolah dengan pembelajaran tatap muka akan dibuka lagi di tengah pandemi Covid-19 masih tinggi, 'logikanya di mana?'
Semester genap dimulai, sejumlah daerah memutuskan menunda sekolah tatap muka
Pemda diizinkan buka sekolah pada Januari, peta zonasi kasus Covid-19 'tidak lagi menentukan'
Meski guru dan murid sudah bertatap muka di sekolah, kegiatan belajar-mengajar tetap harus dilakukan secara terbatas. Artinya kapasitas ruang kelas maksimal 50% dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Menurut Mendikbud, vaksinasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu prioritas negara dalam upaya mengakselerasi pembelajaran tatap muka.
Vaksinasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2021. Secara rinci, Mendikbud menjelaskan bahwa vaksinasi untuk tenaga pendidik PAUD, SD, dan pesantren paling lambat dilaksanakan akhir pekan kedua Mei 2021.
Tahap berikutnya adalah vaksinasi tenaga pendidik SMP, SMA, SMK yang berjalan paling lambat akhir pekan keempat Mei 2021. Kemudian vaksinasi untuk tenaga pendidik di institusi pendidikan tinggi paling lambat pekan kedua Juni 2021. Dengan demikian, pada Juli mendatang semua tenaga pendidik sudah mendapat vaksinasi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pemerintah memprioritaskan petugas publik dan kaum lansia untuk menerima vaksin.
"Dari seluruh mereka yang masuk katagori petugas publik, maka pendidik yang dapat prioritas paling banyak, yaitu sebanyak 5.659.560 orang. Mereka yang ditargetkan selesai divaksinasi pada akhir Juni," kata Budi.
Dengan demikian, menurut dia, proses belajar mengajar secara tatap muka bisa segera dilakukan kembali.
Berikut SOP Pelaksanaan Pembelajaran tatap Muka Tahun 2021
apabila kesulitan mengunduh file silahkan klik DI SINI
0 Comments:
Posting Komentar