• Alone

    Perjalanan ini singkat dan panjang kawan

  • Alone

    Sesungguhnya hidup adalah perjalanan menuju kembali kepada Al-Khaliq

  • Mulyakanlah Dirimu Sendiri

    Dan Mulyakanlah dirimu sendiri dengan berbagai macam amal dan kesabaran

  • Bertawaql dan Bersabarlah

    Sesungguhnya kondisi hati yang paling indah adalah dihiasi dengan kesabaran

31 Maret 2021

28 Maret 2021

Tiga Kategori Rekrutmen dalam Seleksi ASN 2021 akan Gunakan 1 Portal Registrasi

Jakarta – Humas BKN, Untuk persiapan pelaksanaan seleksi ASN tahun 2021, Kepala BKN Bima Haria Wibisana memastikan hanya akan digunakan satu portal pendaftaran dalam 3 (tiga) kategori rekrutmen calon ASN, yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Sekolah Kedinasan, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penggunaan satu portal yakni portal Sistem Seleksi Calon ASN atau SSCASN akan mempermudah peserta dalam melakukan proses pendaftaran. Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, BKN telah melakukan peningkatan fitur teknologi dalam SSCASN




Kepala BKN menyebutkan dengan peningkatan fitur SSCASN, peserta seleksi ASN tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen, seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat melakukan pendaftaran. “Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti,” terangnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021) di Gedung DPR Jakarta, bersama perwakilan Kementerian PANRB dan Komisi ASN.

Selain itu, Kepala BKN juga memastikan bahwa peserta seleksi ASN dapat mengakses informasi seluruh formasi yang dibuka Pemerintah. Hal ini termasuk inovasi baru pada portal SSCASN, karena pada seleksi sebelumnya peserta hanya dapat melihat ketersediaan formasi satu per satu di website masing-masing Instansi. “Kini, cukup melalui portal SSCASN, peserta dapat mengakses seluruh informasi formasi yang dibuka Pemerintah”.



Tidak hanya itu, Kepala BKN juga mengungkapkan akan tetap menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi ASN, termasuk mencegah terjadinya tindak kecurangan atau percaloan. Untuk mengantisipasi hal itu, Kepala BKN mengatakan tengah mempersiapkan fitur tambahan pada sistem CAT BKN, yakni face recognition yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalkan adanya percaloan dalam pelaksanaan ujian.

Kepala BKN menambahkan, dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, BKN akan tetap menerapkan prosedur pelaksanaan ujian sesuai protokol kesehatan dalam rekrutmen ASN tahun 2021, salah satunya dengan menghadirkan live score peserta melalui Youtube BKN agar hasil ujian dapat dipantau di mana saja (tidak berkerumun di lokasi ujian). Dalam rekrutmen ASN 2021 akan disediakan pula sarana khusus bagi peserta positif Covid-19 sehingga tetap dapat berkesempatan mengikuti seleksi. Terakhir Kepala BKN mengungkapkan untuk peserta seleksi di luar negeri akan tetap dapat mengikuti ujian di kantor KBRI setempat. “Memfasilitasi peserta ujian di luar negeri jadi pengalaman baru dalam pelaksanaan seleksi tahun 2020. Tahun lalu BKN sudah melaksanakan ujian seleksi di 15 negara lewat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri,” tutupnya. Des

 

Sumber : https://www.bkn.go.id/

BKN SUSUN PEDOMAN PENILAIAN PERILAKU KINERJA ASN

 




\

Jakarta – Humas BKN, Direktorat Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk melakukan uji publik Draf Pedoman Penyusunan Penilaian Perilaku Kerja yang akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan BKN, sebagai tindak lanjut terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS, Selasa (13/10/2020).

FGD berlangsung dengan dua skema, virtual dan secara langsung.

Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK) BKN, Haryomo Dwi Putranto mengatakan uji publik dilakukan lewat survei secara tertutup bersama 32 Instansi Kementerian/Lembaga, 24 Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, dan 14 Kantor Regional (Kanreg) BKN. “Melalui forum FGD ini kami berharap mendapat masukan dari seluruh Instansi Pemerintah terhadap substansi Pedoman Tata Cara Pelaksanaan Penilaian Perilaku Kinerja PNS, sehingga realisasi pedoman ini relevan dan mudah diimplementasikan di masing-masing Instansi,” terangnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menekankan bahwa indikator perilaku bernegara dalam penilaian perilaku kerja menjadi sangat penting untuk saat ini. “Apakah seorang PNS sepenuhnya memiliki kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945? Apakah Ia selalu berusaha menjaga harkat dan martabat negaranya? Apakah Ia menjadi perekat dan pemersatu bangsa? Ini bagian perilaku dalam bernegara, di mana saat ini belum ketat dilakukan,” ungkapnya.

 

Rangkaian FGD ini juga meliputi pemaparan materi dari dua narasumber, yakni Direktur Kinerja ASN BKN, Neny Rochyany yang membahas mengenai sistem manajemen kinerja PNS dan Praktisi sekaligus Konsultan Daya Makara Universitas Indonesia, Bagus Adi Luthfi dengan topik pembahasan tentang tahapan penilaian perilaku Kerja PNS. Sumber:www.bkn.go.id

 

untuk melihat nilai sementara hasil Pengukuran Indeks Profesionalitas setiap PNS silahkan buka link ini

👉  https://ip-jasn.bkn.go.id/

27 Maret 2021

Keuntungan dengan Diberlakukannya Sistem Full Day School


 

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah full day school. Sistem full day school saat ini telah banyak diterapkan oleh sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Pada awal diterapkannya sistem full day school ini, banyak pihak-pihak yang menentang, baik itu dari guru maupun wali murid.

Namun nyatanya sistem ini memiliki beberapa keunggulan yang perlu Anda ketahui. Keuntungan tersebut dapat dirasakan oleh para tenaga pendidik, para wali murid bahkan oleh para murid itu sendiri. Keuntungan itu antara lain di bawah ini :

Apa saja keuntungan full day school?

 

1.      Memiliki waktu belajar yang lebih lama.

Dengan diterapkannya sistem full day school, maka Anda akan mendapatkan jam belajar yang lebih lama dibanding biasanya. Total jam belajar yang Anda dapatkan nantinya menjadi 8 jam. Dengan waktu yang lebih lama tersebut tentunya akan membuat Anda lebih memahami lagi tentang materi pelajaran yang diberikan oleh para guru. Sehingga dengan begitu Anda bisa menjadi di lebih pintar lagi dalam bidang pelajaran.

2.      Pembentukan karakter siswa

Sistem ini juga akan memungkinkan untuk membentuk karakter dari siswa. Dengan berada lama di sekolah tentunya hal itu membuat pendidik lebih mudah memantau para siswa. Dengan begitu para siswa akan cenderung lebih disiplin selama berada di sekolah. Kedisiplinan yang diterapkan oleh sekolah pada akhirnya akan membentuk karakter pada siswa nantinya.

3.      Memiliki waktu yang lebih banyak dengan keluarga.

Jika sebelum diterapkannya sistem full day school siswa hanya memiliki waktu berkumpul dengan keluarga pada hari minggu saja. Namun ketika sistem ini telah diterapkan, otomatis Anda memiliki waktu yang lebih banyak lagi dengan orang tua dan saudara-saudara Anda. Hal itu tentunya akan membuat Anda semakin dekat dan lebih akrab lagi dengan keluarga Anda.

Itulah tadi beberapa pembahasan yang dapat kami jelaskan mengenai keuntungan dengan diberlakukannya system full day school, dan semoga artikel yang sudah kami berikan ini bisa berguna dan bermanfaat.

Peluang Tenaga Honorer Memiliki Gaji Setara PNS

 

Mungkin kita sudah mengetahui semua bahwasannya guru honorer memiliki gaji yang di bawah standar. Bahkan terbilang sangat jauh dari UMR. Memang tidak di semua tempat seperti itu, namun mayoritas untuk tenaga honorer hanya dibayar dengan gaji yang seadanya.

Dari para tenaga honorer tersebut tentunya sudah banyak yang mencoba untuk mendaftar menjadi PNS namun gagal. Akhirnya sambil menunggu pendaftaran tahun selanjutnya, mereka menyibukkan diri untuk tetap menjadi tenaga honorer. Namun tahukah Anda bahwa banyak dari mereka sampai puluhan tahun masih tetap menjadi honorer.

Apakah peluang yang dimiliki oleh tenaga honorer?

 

Oleh karena itu saat ini pemerintah mulai membuka program PPPK yang memungkinkan untuk tenaga honorer memiliki gaji yang sama serta setara dengan PNS. Untuk menjadi seorang PNS terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti misalnya usia harus di bawah 35 tahun. Hal itu tentunya memupuskan harapan bagi para honorer yang memiliki usia di atas angka tersebut.

Namun dengan mengikuti seleksi PPPK honorer tidak perlu lagi mempersoalkan masalah usia. Karena memang seleksi tersebut tidak mengharapkan usia yang ketat seperti halnya PNS. Dalam skema PPPK, para peserta yang nantinya akan diangkat untuk menjadi PPPK harus berusia diatas 20 tahun serta batas usia paling tinggi adalah 1 tahun sebelum usia pensiun.

Hal tersebut tentunya membuat banyak tenaga honorer memiliki kesempatan untuk menjadi PPPK. Bagi para tenaga honorer yang nantinya telah lolos seleksi menjadi PPPK akan memperoleh penghasilan yang disetarakan dengan penghasilan PNS.

Tidak hanya gaji saja, melainkan PPPK juga akan diberikan tunjangan oleh pemerintah sama seperti dengan PNS. Mengenai berapa besaran tunjangan yang akan diberikan hal itu tergantung kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah setempat. PPPK nantinya juga bisa berkesempatan untuk memperoleh dana pensiun, asalkan disini mereka bersedia jika gaji mereka dipotong di setiap bulannya.

Hak keuangan dari PPPK akan sepenuhnya ditanggung oleh APBD ataupun APBN. Selain memiliki hak keuangan, terdapat pula hak cuti, pengembangan kompetensi serta perlindungan. Untuk jabatan serta pangkat nantinya akan disetarakan dengan pegawai negeri sipil.

Mengenal Tentang, Apa itu PPPK

 

Seperti yang telah disebutkan dalam peraturan pemerintah tahun 2018 no 49. PPPK diangkat untuk mengisi jabatan tertentu serta melaksanakan tugas jabatan tersebut dan sesuai dengan yang telah tertulis di  peraturan perundang - undangan.

Apa itu PPK?

PPPK adalah status dari seorang bukan PNS yang diangkat dengan perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu dalam rangka menjalankan tugas yang telah ditetapkan. Jadi, di sini dapat kami jelaskan bahwa ada perbedaan antara PPPK dengan PNS. Keduanya memang memiliki tugas yang sama yaitu untuk mengajar, namun memiliki perbedaan dalam hal status.

Besaran gaji yang diberikan pada PPPK yang telah diangkat dan melaksanakan tugas jabatannya didasarkan atas masa kerja serta golongan. Mengenai besar gaji yang nantinya diterima oleh PPPK, yaitu besaran gaji sebelum dikenai potongan pajak penghasilan sesuai dengan yang berlaku pada peraturan perundang - undangan untuk pajak penghasilan.

Nantinya PPPK ini memiliki kemungkinan untuk menerima kenaikan gaji secara berkala, ataupun menerima kenaikan gaji istimewa, dimana hal itu dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang ditetapkan serta telah diatur lebih jauh dengan peraturan menteri yang membawahi urusan pemerintahan di bidang daya guna terhadap aparatur negara.

Selain memperoleh gaji, PPPK juga akan diberikan tunjangan sama seperti tunjangan yang diberikan pada pegawai negeri sipil. Sedangkan tunjangan - tunjangan yang nantinya bisa diterima oleh PPPK antara lain seperti tunjangan jabatan struktural, tunjangan pangan, tunjangan jabatan fungsional serta tunjangan - tunjangan yang lain.

Pemberian tunjangan tersebut pada PPPK diberikan sesuai ketentuan yang telah berlaku di peraturan undang - undang bidang tunjangan. Tunjangan serta gaji yang nantinya diterima oleh PPPK yang bekerja di instansi pusat akan dibebankan pada APBN atau disebut juga dengan (anggaran pendapatan dan belanja negara).

Sedangkan PPPK yang bertugas dan bekerja di instansi daerah, maka gaji serta tunjangan mereka akan diambil dari APBD atau disebut juga dengan (anggaran pendapatan dan belanja daerah)

Perlu Anda Ketahui ! Seleksi PPPK di Tahun 2021

 

Bagi Anda yang berminat untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau disingkat juga dengan PPPK, maka pada tahun 2021 ini akan mulai dibuka pendaftarannya. Mengenai berapa total formasi yang nantinya akan dibuka masih belum ada angka yang pasti.

Namun, meski begitu yang paling dibutuhkan adalah PPPK guru, dimana jumlahnya saat ini mencapai 1 juta orang. Dari sekitar 1,3 juta kebutuhan tenaga PPPK dan PNS. Jika Anda ingin mengetahui seleksi PPPK ditahun ini, simak ulasan dibawah ini !

Apa saja hal yang perlu diketahui dari seleksi PPPK 2021?

  1.  Semua lulusan PPG serta para guru honorer dapat ikut serta untuk mengikuti seleksi. Semua peserta yang lulus seleksi nantinya akan menjadi guru PPPK hingga kuota satu juta orang bisa terpenuhi.Hal ini bisa terjadi karena jumlah kuota yang begitu banyak. Oleh karena itu pemerintah pusat mengundang pihak pemerintah daerah untuk mulai mengajukan formasi.
  2. Kesempatan untuk mengikuti ujian seleksi tersebut diberikan hingga tiga kali untuk masing - masing peserta. Jika nantinya peserta gagal pada tes yang pertama, maka peserta tersebut dapat mengikuti seleksi kembali di ujian yang kedua di tahun yang sama ataupun di tahun berikutnya.
  3. Dalam rangka untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian seleksi PPPK, nantinya Kemendikbud akan menyediakan beberapa materi pembelajaran yang dilakukan secara daring kepada para peserta.
  4. Anggaran untuk gaji dari semua peserta yang dinyatakan lulus seleksi sebagai guru PPPK sudah dipastikan tersedia oleh pemerintah pusat.
  5. Anggaran untuk menyelenggarakan ujian seleksi PPPK ini ditanggung oleh Kemendikbud.

Menurut data pokok pendidikan, telah dijelaskan bahwasa saat ini sekolah negeri di seluruh Indonesia membutuhkan sekitar 1 juta tenaga pengajar. Oleh karena itu, nantinya kemungkinan jumlah tenaga guru PPPK yang akan diterima berkisar di angka tersebut. Bagi Anda yang saat ini berstatus sebagai guru honorer, maka peluang besar tengah terbuka untuk Anda. Oleh sebab itu, segeralah mendaftar dan ikut seleksi di tahun 2021 ini.

Perbedaan Seleksi PPPK 2021 dengan Seleksi Sebelumnya

 

Anda yang saat ini tengah berniat untuk mengikuti seleksi penerimaan PPPK di tahun ini (2021), Anda perlu tahu bahwa seleksi tahun ini berbeda dengan seleksi yang dilakukan di tahun sebelumnya.
Bahkan hal tersebut telah ditegaskan oleh Kemendikbud tentang perbedaan tersebut. Berikut akan diulas mengenai apa saja perbedaan antara seleksi PPPK tahun ini dengan tahun - tahun yang lalu, meliputi :

Apa saja perbedaan seleksi PPPK 2021 dengan tahun sebelumnya?

  1. Jika di tahun sebelumnya formasi untuk guru PPPK sangatlah terbatas, namun untuk seleksi di tahun 2021 ini semua lulusan PPG hingga semua guru honorer boleh mengikuti dan mendaftar seleksi. Semua peserta yang nantinya lulus tahap seleksi maka akan menjadi PPPK.
  2. Pada seleksi PPPK di tahun - tahun lalu masing - masing pendaftar hanya diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali saja dalam setahun. Namun untuk seleksi di tahun 2021 ini setiap peserta akan memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi hingga batas 3 kali dalam waktu satu tahun. Tentunya hal tersebut akan memperbesar peluang Anda untuk lolos mengikuti seleksi di tahun ini. Karena jika ternyata Anda tidak lolos di seleksi pertama, maka Anda bisa belajar kembali dan mengikuti seleksi yang ke dua.
  3. Di tahun sebelumnya untuk seleksi PPPK tidak memberikan sesi pembekalan materi pada para peserta. Namun di tahun ini para peserta akan diberikan pembelakalan materi yang nantinya akan diujikan. Pembekalan tersebut nantinya akan dilakukan secara daring. Dengan begitu tentu Anda akan mengetahui apa saja yang nantinya akan diujikan pada saat seleksi.
  4. Jika di tahun sebelumnya anggaran gaji PPPK harus disiapkan oleh pemerintah daerah, maka untuk yang tahun 2021 ini anggaran gaji akan disediakan serta dipastikan oleh pemerintah pusat.
  5. Jika untuk biaya penyelenggaraan seleksi di tahun sebelumnya dibebankan pada pemerintah daerah. Akan tetapi, untuk tahun ini biaya tersebut dibebankan kepada Kemendikbud.

Itulah beberapa perbedaan yang perlu Anda ketahui !

Keuntungan yang Didapat dengan Menjadi PPPK

 

Banyak keuntungan yang bisa di dapatkan bagi Anda yang berniat untuk menjadi PPPK. Seperti yang telah ditegaskan oleh pemerintah bahwasannya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ini setara dengan gawai negeri sipil.

Apa saja keuntungan yang akan diperoleh jika menjadi PPPK?

 

Fasilitas yang nantinya akan diperoleh oleh anggota PPPK akan sama seperti yang diperoleh oleh seorang PNS. Bahkan PPPK ini nantinya juga akan diberikan gaji serta tunjangan yang setara seperti pegawai negeri sipil. Mengenai besarannya hal itu tergantung dari level serta kelompok jabatan.

Kebijakan mengenai tunjangan serta gaji untuk PPPK tersebut telah diatur secara sah di dalam peraturan presiden no 98 tahun lalu (2020). Selain tunjangan serta gaji, keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh PPPK adalah perlindungan serta hak yang juga setara dengan pegawai negeri sipil.

Jadi nantinya di sini anggota PPPK memiliki hak untuk pengembangan kompetensi serta hak untuk mengambil cuti. Selain itu PPPK juga akan memperoleh jaminan perlindungan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kesehatan serta bantuan hukum seperti halnya yang didapat oleh PNS.

Hal tersebut telah di jelaskan dalam peraturan pemerintah nomer 49 tahun 2018 pasal 75 serta undang - undang no 5 pada tahun 2014 pasal 106 dan 22. Oleh sebab itu, bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi PPPK tidak perlu khawatir karena tidak akan dikenai batas usia seperti halnya ketika Anda ingin melamar jadi PNS.

Jadi bagi Anda yang sudah berusia 35 tahun ke atas, sekali pun masih tetap memiliki kesempatan besar untuk menjadi PPPK. Sedangkan hal yang membedakan antara PPPK dengan PNS terletak pada tunjangan pensiun.

Karena memang PPPK tidak akan diberikan tunjangan pensiun seperti halnya PNS. Namun nyatanya saat ini pemerintah mulai menyusun rencana agar nantinya anggota PPPK juga memiliki tunjangan pensiun.

Demikian yang dapat kami jelaskan pada kesempatan kali ini, terimakasih sudah berkunjung ke situs kami. Semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat.

Faktor Penyebab Tingkat Pendidikan Rendah Masyarakat Pedalaman

 



Pendidikan adalah hal yang sangat diperlukan bagi generasi penerud bangsa. Dengan pendidikan baik akan membuat masa depan juga lebih baik lagi. Namun perlu Anda ketahui bahwasannya meskipun saat ini teknologi sudah berkembang dengan pesat kenyataannya pendidikan masih belum tersebar secara merata. Anda akan temukan realita bahwa masih banyak anak-anak yang tidak memperoleh pendidikan yang cukup baik.

Apa saja faktor penyeban tingkat pendidikan yang rendah?

 

Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut baik dikarenakan faktor ekonomi orang tua sehingga tidak sanggup menyekolahkan anaknya, kurangnya fasilitas sekolah yang terdapat di suatu daerah atau jarak sekolah yang terlampau jauh. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan hal tersebut sudah tercantum dalam undang-undang dasar negara.

Hal itu dikarenakan anak-anak merupakan generasi penerus yang akan membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang lebih maju. Jika generasi penerusnya tidak memiliki kualitas di bidang pendidikan tentunya hal tersebut akan susah untuk tercapai. Negara kita saat ini katanya masih belum mampu untuk mengoptimalkan potensi dari sumber daya manusia yang ada.

Hal itu bisa dilihat dari kesenjangan antara daerah kota yang cenderung maju dengan daerah pedalaman yang masih tertinggal. Pentingnya pendidikan untuk seseorang akan berpengaruh pada kemampuan untuk memperoleh pekerjaan nantinya. Seperti kita tahu bahwa untuk mendapatkan pekerjaan maka syarat yang dibutuhkan adalah ijazah.

Jika Anda memiliki pendidikan yang rendah tentunya akan susah untuk memperoleh pekerjaan. Kecuali jika Anda memiliki modal dan membuka usaha sendiri. Namun tentunya tidak semua orang bisa membuka usaha atau mempunyai modal dalam berwirausaha. Oleh karena itu hal yang bisa diandalkan yaitu latar belakang pendidikan.

Kebanyakan masyarakat dengan pendidikan rendah tinggal di daerah pedalaman atau pedesaan. Di daerah tersebut sekolah masih memiliki banyak guru dengan kualitas yang rendah. Anda akan banyak temukan guru-guru yang mengajar di sekolah itu hanyalah lulusan SMA saja. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada kualitas siswa nantinya.

Selain dari faktor guru, faktor lain yang juga berperan pada kualitas SDM masyarakat di pedesaan, yaitu kurangnya akses terhadap informasi. Di daerah-daerah yang masih terbilang pelosok serta pedalaman, Anda akan susah menemukan sinyal. Hal tersebut menyebabkan akses terhadap internet juga jadi terbatas.

Sarana dan Prasarana yang Perlu Dimiliki Sekolah Selama Masa New Normal

 

Sarana dan Prasarana yang Perlu Dimiliki Sekolah Selama Masa New Normal



Selama masa diberlakukannya new normal, setiap lembaga pendidikan harus memiliki fasilitas yang khusus. Sarana dan prasarana tersebut tentunya harus menunjang protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah. Hal itu tentunya untuk menekan terjadinya penularan covid 19. Berikut adalah sarana dan prasarana yang perlu dimiliki oleh sekolah di masa new normal.

Apa saja yang perlu dimiliki oleh sekolah selama masa new normal?

 

1.      Memiliki ruang belajar yang steril

Ruang belajar atau kelas yang nantinya akan digunakan selama masa normal harus disterilkan terlebih dahulu. Proses pensterilan tersebut dilakukan dengan menyemprotkan desinfektan secara merata.

Oleh karena itulah pihak sekolah perlu untuk mempersiapkan bahan-bahan desinfektan yang cukup. Selain itu masing-masing kelas hanya diperbolehkan menampung sepertiga dari jumlah umumnya di dalam kelas. Dengan begitu sekolah telah menerapkan sosial distancing.

2.      Memiliki alat kesehatan yang memadai.

Pihak sekolah juga harus menyiapkan peralatan kebersihan maupun kesehatan agar dapat memastikan ruang kelas tetap steril. Peralatan kebersihan tersebut seperti misalnya vacuum cleaner.

Sedangkan untuk peralatan kesehatannya sekolah bisa memasang wastafel di berbagai titik sekolah. Bahkan untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan maka sekolah juga disarankan untuk memiliki APD.

3.      Membuat rak sepatu serta loker yang khusus

Hal yang perlu dimiliki lagi oleh sekolah saat beroperasi ketika masa new normal yaitu rak sepatu serta loker khusus untuk para siswa. Sepatu memang diperlukan untuk dibuat, karena selama proses belajar mengajar di anjurkan para siswa untuk melepas sepatunya. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya penularan covid 19.

4.      Memiliki Thermogun

Thermogun ini merupakan alat yang digunakan untuk memeriksa suhu badan para siswa maupun para tenaga pendidik. Thermoun ini merupakan salah satu instrumen kesehatan yang wajib atau dimiliki setiap sekolah. Semua siswa maupun guru harus melewati uji suhu badan sebelum akhirnya diizinkan untuk masuk lingkungan sekolah.

Itulah tadi sarana dan prasarana yang perlu dimiliki oleh pihak sekolah ketika hendak melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di era new normal. Tentunya setiap sekolah perlu mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Tiga Fakta Seputar PPPK

 



Peluang untuk meningkatkan kesejahteraan hidup bagi para guru honorer saat ini semakin terbuka lebar. Hal itu dikarenakan program pemerintah yang berupa PPPK. Bagi Anda para guru honorer tentunya akan menyambut dengan baik seleksi PPPK tahun 2021 ini.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti seleksi PPPK, alangkah baiknya Anda mengetahui beberapa fakta yang akan diulas di bawah ini. Berikut adalah 3 fakta yang perlu Anda ketahui tentang PPPK, diantaranya meliputi :

Apa saja fakta terkait PPPK?

 

1.      Status kontrak

Yang membedakan antara ASN dengan PPPK ini adalah statusnya. Jika ASN di kontrak seumur hidup, maka untuk PPPK kontrak hanya berlaku setiap tahun. Jadi ketika sudah mencapai pada masa 1 tahun, maka kontrak tersebut habis.

Lalu, akan diperpanjang jika Anda memiliki kinerja yang dinilai cukup baik serta dibutuhkan oleh instansi. Sistem yang berlaku pada PPPK ini memang mirip dengan sistem yang diterapkan sebagian besar perusahaan swasta.

Sebelum akhirnya menjadi PPPK, Anda akan diseleksi terlebih dahulu oleh instansi yang terkait. Seleksi tersebut yang dapat dilakukan seperti kualifikasi, kompetensi, kebutuhan serta persyaratan - persyaratan lainnya yang harus dipenuhi dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

2.      Berpeluang untuk menjadi PNS

Berpeluang untuk menjadi PNS di sini bukan berarti PPPK akan otomatis menjadi PNS. Melainkan mereka tetap harus mengikuti tes CPNS serta memiliki usia di bawah 35 tahun. Seperti yang telah dijelaskan dalam pasal 98 undang - undang ASN bahwasannya PPPK yang ingin menjadi PNS tetap harus mengikuti semua proses seleksi yang dilaksanakan bagi para calon PNS dan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan undang - undang yang berlaku.

3.      Memiliki peluang bagi tenaga profesional.

PPPK selain mengakomodasi tenaga honorer, ternyata PPPK juga memberikan peluang untuk tenaga profesional yang berkarir dalam pemerintahan. Para profesional tersebut termasuk diaspora dan profesional swasta.

Itulah beberapa pembahasan yang dapat kami jelaskan mengenai tiga fakta seputar PPPK yang perlu Anda ketahui. Semoga berguna dan bermanfaat.

3 Tips Sukses Lolos SBMPTN

 


Bagi Anda yang saat ini sedang berencana untuk meneruskan jenjang studi universitas, tentunya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti SBMPTN. Dengan mengikuti jalur SBMPTN tersebut Anda dimungkinkan untuk bisa diterima di universitas negeri yang ada di negara Indonesia.

Namun seperti Anda ketahui bahwa untuk lolos tes SBMPTN bukanlah hal yang mudah. Berikut akan diulas mengenai apa saja hal yang perlu Anda lakukan agar bisa lolos SBMPTN :

Apa saja tips untuk lolos SBMPTN?

 

1.      Melihat peluang masuk jurusan dan universitas yang diinginkan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu Anda perlu menilai seberapa besar peluang untuk bisa masuk di jurusan yang Anda inginkan tersebut. Untuk mengetahui peluang tersebut Anda perlu membandingkan antara berapa besar kuota mahasiswa baru yang mampu ditampung oleh jurusan itu, dengan jumlah peminat pada jurusan tersebut. 

Tentunya tiap tahun akan ada perbedaan mengenai kuota serta jumlah peminat di masing-masing jurusan. Oleh karena itu Anda perlu membandingkan antara tahun yang kemarin dengan tahun yang sebelumnya lagi. Dengan begitu Anda bisa memutuskan lebih bijak mana kira-kira jurusan yang memiliki peluang lebih besar untuk Anda diterima.

2.      Asah kemampuan Anda dengan rajin mengikuti try out.

Tentunya tanpa latihan yang keras Anda tidak akan bisa lolos SBMPTN di jurusan yang diinginkan. Oleh karena itu Anda perlu mengasah kemampuan Anda dalam mengerjakan soal-soal SBMPTN dengan mengikuti try out. Saat ini telah banyak disediakan situs-situs untuk mengerjakan soal-soal SBMPTN tahun lalu atau mungkin soal prediksi SBMPTN yang akan datang.

Tak ada salahnya Anda mencoba mengerjakan soal-soal tersebut. Karena dengan semakin Anda sudah terbiasa mengerjakan soal-soal SBMPTN, maka nantinya Anda tidak akan kaget ketika hari tes telah tiba. Cobalah kerjakan soal-soal yang menurut Anda mudah terlebih dahulu baru setelah itu Anda kerjakan soal yang menurut Anda susah.

3.      Carilah informasi selengkap mungkin.

Hal yang perlu dilakukan lagi yaitu Anda perlu mengumpulkan informasi selengkap mungkin tentang SBMPTN ataupun UTBK. Dengan melakukan hal tersebut tentunya Anda akan mendapatkan banyak keuntungan.

Informasi yang bisa Anda cari seperti misalnya model soal yang nantinya akan muncul. Tentunya Anda akan mendapatkan pola tentang model soal yang biasanya digunakan dalam UTBK maupun SBMPTN dari tahun ke tahun.

24 Maret 2021

Pembelajaran Kreatif Selama Masa Pandemi

Munculnya pandemi covid 19 menimbulkan semakin banyaknya situs-situs pembelajaran yang bersifat kreatif. Tentunya dengan adanya situs tersebut akan membuat siswa semakin terasah kreativitasnya selama masa pandemi. Salah satu situs yang memberikan pembelajaran kreatif dibuat atau diselenggarakan oleh sebuah produk perlengkapan sekolah yang sudah cukup terkenal.

Apa yang Perlu Dilakukan untuk Pembelajaran Kreatif?

Para siswa dapat mengunjungi situs - situs pembelajaran kreatif tersebut. Bahkan menurut data yang sudah didapatkan saat ini, akses terhadap situs tersebut memang semakin mengalami banyak peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa minat para siswa untuk belajar dengan kreatif melalui situs juga semakin tinggi.

Mungkin salah satu penyebabnya yaitu kebosanan yang dirasakan oleh para siswa selama tidak ada sesi tatap muka di sekolah. Dari waktu ke waktu para pengguna atau pengakses situs pembelajaran kreatif terus mengalami peningkatan. Anda yang memiliki seorang adik kecil atau mungkin anak kecil bisa mengunjungi salah satu situs pembelajaran kreatif.

Di sana anda akan menemukan ragam aktivitas yang bisa dilakukan untuk anak kecil, misalnya mewarnai, menulis ataupun belajar untuk menggambar. Menurut penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat membantu seseorang untuk mengurangi rasa cemas serta meningkatkan daya ingat yang dimilikinya.

Sedangkan hal yang paling penting lagi adalah kegiatan ini sangat mampu meningkatkan daya kreativitas seorang anak. Oleh karena itu, bagi anda para orang tua disarankan untuk menyibukkam anak anda dengan kegiatan yang positif ini.

Sehingga sekalipun pembelajaran dilakukan secara daring, namun si anak Anda bisa tetap produktif. Seperti yang telah di tunjukkan oleh salah seorang praktisi ternama, bahwa setiap manusia diciptakan untuk membuat sesuatu atau karya dengan kapasitas masing-masing.

Dia juga menambahkan bahwa realiti testing, eksplorasi perasaan serta pikiran, kemampuan pengembangan sosial, penyelesaian konflik emosional dapat dicapai dengan melakukan kegiatan berseni. Salah satu kegiatan seni tersebut yaitu dengan menggambar. Selain itu, kegiatan yang satu iniyaitu menggambar sangatlah berguna untuk membentuk karakter seorang anak.





Penerapan Metode Belajar Jarak Jauh dan Manfaatnya

Dalam rangka untuk menekan penyebaran virus corona (Covid 19) pemerintah menerapkan aturan untuk meliburkan seluruh lembaga - lembaga pendidikan di tanah air. Sehingga di sini bagi lembaga pendidikan sangat dilarang untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka.

Hal ini tidak hanya dilakukan oleh negara Indonesia saja. Akan tetapi Negara – Negara lainnya di luar sana juga menerapkannya. Jadi dampak dari corona virus tidak hanya dirasakan oleh sebagian negara saja, namun hamper dari seluruh bangsa yang ada di dunia, seperti cina, dan Negara lainnya.

Oleh karena itu, saat ini lembaga pendidikan dilarang untuk melakukan proses pembelajaran secara tatap muka. Pembelajaran tersebut akhirnya diganti dengan sistem daring.

Apa Manfaat yang Diperoleh dengan Melakukan Pembelajaran Jarak Jauh?

 

Belajar dengan cara daring membuat seseorang tidak perlu harus berkumpul di satu tempat, melainkan hanya cukup menggunakan perangkat smartphone atau laptop serta koneksi internet. Ada banyak pengaruh yang diberikan oleh sistem pembelajaran jarak jauh ini, baik itu pengaruh yang negatif maupun pengaruh positif.

Hal tersebut dikarenakan dalam sistem pembelajaran jarak jauh, yang ikut bukan hanya para tenaga pendidik saja, namun juga orang tua akan memiliki peran dalam mendidik siswa. Ada banyak dampak positif yang dirasakan, seperti misalnya pengetahuan teknologi yang semakin meningkat.

Selain itu, pembelajaran jarak jauh juga memungkinkan bagi para peserta didik dan tenaga pendidik untuk menjadi lebih inovatif dan kreatif. Tidak lain pembelajaran jarak jauh akan membuat siswa tidak merasa jenuh dan bosan, karena memang pembelajaran ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Dengan suasana yang rileks serta nuansa yang berbeda - beda, tentunya akan semakin membuat seorang anak lebih bisa untuk rileks dalam menerima pelajaran. Hal tersebut tentunya akan membuat pelajaran yang diterima semakin mudah untuk diserap. Hal ini merupakan salah satu dampak positif dari diterapkannya sistem pembelajaran jarak jauh menggunakan daring smartphone atau komputer.

Nah, itulah pembahasan yang dapat kami jelaskan, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat J




23 Maret 2021

Pengaruh Positif Bagi Dunia Pendidikan yang Akibat Adanya Pandemi Covid 19

RUMAH INSFIRASI GURU

Kehadiran corona virus atau disebut dengan covid 19 nyatanya telah mengubah wajah pendidikan saat ini. Proses pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka akhirnya diubah dengan sistem daring. Proses belajar dalam jaringan ini otomatis memberikan beberapa dampak.

Salah satunya juga berdampak positif baik bagi murid, guru ataupun keluarga murid. Berikut akan kami jelaskan mengenai apa saja dampak positif yang diperoleh dari adanya covid-9 terhadap dunia pendidikan.

Apa Saja Pengaruh Positif Pandemi Covid Bagi Dunia Pendidikan?

 

1.      Murid akan lebih mudah dipantau oleh para orang tua.

Dengan adanya sistem belajar dari rumah melalui sistem dalam jaringan membuat para murid lebih mudah dipantau oleh orang tua masing-masing. Pengawasan yang dilakukan oleh para orang tua tentunya akan berdampak baik kepada perkembangan dari para siswa. Terlebih di era pandemi seperti saat ini, tentunya akan semakin membutuhkan peran tersebut.

Hal itu bisa memacu prestasi yang bisa didapat oleh siswa. Dengan belajar dari otomatis anak akan terbiasa untuk belajar dari rumah. Sehingga nantinya ketika sekolah sudah mulai aktif kembali, para siswa tidak keberatan ketika harus belajar lagi di rumah sepulang sekolah.

2.      Tenaga pendidik yang melek teknologi.

Harus diakui bahwasannya saat ini masih banyak tenaga pendidik yang kurang melek dalam bidang teknologi. Sehingga dengan adanya sistem pembelajaran daring ini tentunya menuntut para tenaga pendidik untuk belajar lebih jauh mengenai teknologi. Hal itu akan sangat bagus bagi peningkatan skill mereka. Dan tentunya juga akan meningkatkan kualitas dari tenaga pendidik.

3.      Penggunaan internet untuk hal yang positif.

Pengaruh positif selanjutnya yang akan diperoleh yaitu internet digunakan secara positif. Saat sebelum ada Corona mungkin sebagian besar siswa menggunakan media cetak sebagai acuan utama dalam belajar.

Namun saat ini dengan tidak adanya sekolah dan pembelajaran yang dilakukan secara daring tentunya menuntut para siswa untuk lebih kreatif lagi mencari sumber referensi. Hal itu bisa mereka dapat dengan menjelajahi internet. Semoga bisa berguna dan bermanfaat.



Dampak Negatif dengan Adanya Pandemi Covid 19 bagi Dunia Pendidikan

RUMAH INSFIRASI GURU

Sistem pembelajaran melalui rumah yang diterapkan oleh pemerintah pada semua lembaga pendidikan, telah memberikan dampak yang cukup besar. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh para tenaga pendidik saja, melainkan juga bagi para peserta didik.  Berikut akan kami bahas mengenai apa saja dampak negatif yang ditimbulkan oleh pandemic, sehingga pembelajaran dilakukan dirumah, diantaranya meliputi :

Apa saja dampak negatif pandemi bagi  pendidikan?

 

1.      Praktikum sekolah yang amat penting tidak bisa dilakukan.

Praktikum merupakan kegiatan praktek yang dilakukan di laboratorium. Hal ini tentu membutuhkan kehadiran seorang siswa ke sekolah. Tentunya hal tersebut tidak bisa lagi dilakukan saat ini. Sehingga para siswa akan kehilangan pengetahuannya dalam hal praktikum.

Hal itu akan berdampak pula pada seberapa besar tingkat pemahaman siswa pada materi yang diajarkan. Bukan hanya praktikum saja yang ditiadakan, melainkan juga studi lapang, wisuda dan lain-lain.

2.      Keluhan terhadap sarana dan prasarana

Kegiatan belajar yang dilakukan secara daring pastinya menuntut para siswa untuk dapat mengakses internet. Namun nyatanya tidak semua wilayah di di negara kita yang sudah terjangkau oleh layanan internet.

Beberapa daerah yang umumnya terdapat di daerah pelosok bahkan tidak tahu apa itu internet. Kesulitan jaringan internet ini tentunya menjadi penghambat dalam hal belajar mengajar secara online. Tak hanya itu saja kendala yang ditemui.

Kendala lain seperti misalnya keterbatasan ekonomi orang tua untuk memberikan perangkat seperti smartphone ataupun laptop bagi anak mereka untuk belajar secara daring juga perlu dipertimbangkan.

3.      Mengancam mental siswa

Dampak negatif lainnya dengan adanya pandemic ini yaitu mengancam mental siswa. Hal ini juga ditimbulkan oleh adanya pandemi Corona ini, dimana mental siswa akan terganggu. Motivasi belajar akan semakin menurun dari waktu ke waktu dengan tidak adanya kepastian kapan sekolah mulai diadakan kembali.

Pemahaman materi yang didapat dengan tugas yang diberikan dirasa tidak seimbang sehingga membuat banyak anak merasa stres. Hal tersebut tentunya sangat mengancam mental para siswa.





 

 

 

 

 

 

 

 

 

Akibat Dihapuskannya Ujian Nasional Bagi Para Peserta Didik

RUMAH INSFIRASI GURU

Salah satu perubahan paling besar dalam dunia pendidikan yang disebabkan oleh adanya pandemi covid 19 yaitu dengan dihapuskannya ujian nasional. Ujian nasional atau biasa juga disebut dengan UN merupakan evaluasi standar suatu pendidikan dasar dan menengah yang dilakukan secara nasional.

Hal ini bertujuan untuk melihat kualitas dari para siswa selama belajar beberapa tahun di lembaga pendidikan tersebut. Sehingga diharapkan dengan adanya UN akan mampu untuk melihat apakah seseorang siswa memenuhi untuk lanjut ke jenjang selanjutnya atau tidak.


Apa Saja Akibat Dihapuskannya Ujian Nasional?

 

Namun dikarenakan adanya pandemi covid 19 UN harus dihapuskan. Karena memang kegiatan berkumpul yang dilarang selama masa pandemi. Namun dengan adanya penghapusan sistem evaluasi akhir ini, membuat banyak siswa yang kurang merasa semangat atau tertantang lagi saat hendak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Hal ini pun akhirnya berdampak juga pada lemahnya semangat para siswa untuk mencapai prestasi serta nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Jal itu pada akhirnya akan menjadikan mereka malas untuk belajar.

Mereka akan berpikir bahwa sekalipun tidak perlu belajar nantinya mereka tetap akan lulus. Karena memang ujian nasional sebagai syarat kelulusan sudah dihapuskan. Sejatinya ujian Nasional ini memiliki manfaat untuk standarisasi nasional.

Kemampuan masing-masing siswa akan dapat dilihat dari hasil evaluasi ini. Oleh karena itu ketika ujian nasional tersebut dihapus, tentunya akan kesulitan untuk melihat atau menakar kemampuan serta potensi yang dimiliki oleh seorang siswa.

Bukan hanya bagi pihak tenaga pendidik, namun dari pihak para wali murid bahkan bagi siswa itu sendiri. Sehingga dapat dikatakan bahwa penghapusan UN memang lebih memudahkan para siswa. Akan tetapi disisi lain hal ini memberikan dampak negatif seperti yang telah kami bahas di atas.

Itulah beberapa pembahasan yang dapat kami jelaskan mengenai akibat dihapuskannya ujian nasional bagi para peserta didik. Terimakasih sudah berkunjung ke situs kami, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat J





22 Maret 2021

IGTKI Dorong Guru PAUD Ikut Program Guru Penggerak Kepemimpinan Pembelajar



Ikatan Guru Taman Kanak Indonesia Persatuan Guru Republika Indonesia (IGTKI PGRI) memberikan apresiasi kepada sejumlah guru disatuan Pendidikan Anak Usia Dini, khususnya guru Taman Kanak (TK) yang mendidikasikan dirinya menjadi Guru Penggerak.

"Dengan semakin banyak guru disatuan PAUD khususnya guru TK terlibat dalam program kepemimpinan pembelajar dalam Program Guru Penggerak, maka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan anak usia dini semakin bermutu," kata Ketua IGTKI PGRI Jogyakarta, Dwi Rina Dewi dalam rilis Webinar Guru TK Penggerak Merdeka Belajar yang digelar secara virtual bekerjasama dengàn Balai Pengembangan PAUD Dikmas Jogyakarta, Sabtu (20/3).

Seperti diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membuka Program Guru Penggerak angkatan III tahun 2021. Yang pendaftaran telah dilakukan 18 Januari hingga 15 Maret 2021 lalu.

"Saya harapkan setelah mendapat pelatihan serta bekal pengetahuan yang memadai melalui Program Guru Penggerak angkatan ke 3, para guru disatuan PAUD khususnya guru TK akan lebih percaya diri dalam mengajar. Dan tentunya dapat mentransformasikan pengetahuan serta mengimplementasikan," ujar Dwi.

Sementara itu, Kepala BP PAUD Dikmas Jogyakarta, Eko Sumardi menjelaskan pendidikan guru penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan dalam jaringan (daring), lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama sembilan bulan bagi calon guru penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Seperti dilansir dari situs Guru Penggerak Kemendikbud, pendidikan guru penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Diharapkan melalui program ini, para guru penggerak dan para pendamping akan memperkuat pembelajaran yang berpusat pada murid.

Ada lima kemampuan yang diinginkan dari guru maupun pendamping program ini, yaitu:

1. Mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri;

2. Memiliki kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik;

3. Merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua;

4. Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid;

5. Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah.

Selain calon guru penggerak, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud juga merekrut pengajar praktik atau pendamping program. Perekrutan pendamping ini ditujukan bagi guru berpengalaman, kepala sekolah, pengawas sekolah, akademisi, praktisi, dan konsultan pendidikan.

Program ini terbuka untuk para guru PNS maupun non-PNS dari pendidikan negeri maupun swasta. Untuk tahun 2021, program ini ditujukan bagi para guru dan praktisi pendidikan di 56 kabupaten/kota. Ada 2.800 formasi yang disediakan oleh Kemendikbud.